Study Banding Desa Tahun 2024

STUDY BANDING DESA PERCONTOHAN

Cara paling efektif untuk menguasai sesuatu adalah belajar dari ahlinya, temasuk dalam mengelola potensi desa. Banyak desa memiliki prestasi hebat mengembangkan potensi dirinya dan selalu siap membantu desa lain untuk menyerap ilmu dan pengalaman mereka.

Untuk membantu percepatan pengembangan desa, Lek2pn diklat siap membantu desa Anda untuk menyerap pengalaman desa berprestasi dengan datang dan bercengkerama dengan mereka. Sebelum melakukan study banding peserta dibekali bimbingan teknis manajemen, keuangan dan pemerintahan desa dari pemateri ahli dari Kemendasa dan Kemendagri. Beragam paket belajar ke desa lain kami sediakan untuk desa anda dan anda tinggal memilih bidang apa yang Anda butuhkan. Program ini kami ciptakan agar kunjungan kerja ke desa berprestasi benar-benar membawa manfaat dan perubahan bagi desa-desa anda.

Tujuan Study Banding

Kegiatan study banding desa ini bertujuan agar setiap masyarakat desa mampu mengoptimalkan pendapatan asli desa, Kemampuan dan kreatifitas sumber daya manusia dan dapat meniru desa-desa yang telah sukses menerapkan sistem yang ada.

AGENDA STUDY BANDING DESA

Kegiatan Hari Ke I

Penjemputan di bandara, Meeting Point & Check in Hotel

Kegiatan Hari Ke III

Penjemputan peserta dan Perjalanan Study Banding Ke Desa Terpilih

Kegiatan Hari Ke II

Pembekalan Bimbingan Teknis Oleh Narasumber Kemendesa & Kemendagri

Kegiatan Hari Ke IV

Persiapan pulang, Check out peserta & Pengantaran peserta menuju bandara

DESTINASI TUJUAN STUDY BANDING DESA

Lokasi study banding antara lain : Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang & Bali

Desa Ketep

Obyek Wisata Ketep Pass kabupaten Magelang merupakan Obyek Wisata Alam Kegunungapian khususnya Gunung Merapi.Obyek Wisata Ketep Pass terletak pada ketingggian 1200 m dpl.Luas area sekitar 8000 m persegi,berjarak 17 km dari Blabak Magelang kearah timur,30 km dari Kota Magelang. Obyek wisata ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang menarik antara lain : Gardu Pandang, Vulcano Theater, Vulcano Center, Pelataran Panca Arga, Teropong Gunung, Restaurant dan Mushola. Dengan harga tiket yang relatif murah, Ketep Pass berhasil menarik jumlah wisatawan yang besar dan menjadi perwujudan dari kreativitas dalam optimalisasi PAD.

Desa Panggungharjo

Sukses mengolah sampah secara maksimal membuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Panggung Lestari milik Pemerintah Desa Pangungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi Bumdes dengan predikat terbaik tingkat nasional tahun 2014 – 2015. Alur pengelolaan sampah tersebut dimulai dari pengambilan sampah dari warga – pemilahan menjadi 3 kategori yakni organik, anorganik dan residu – jadi pupuk organik (kategori organik) – rosok (non organik) dan residu (masuk ke TPS). Penjualan rosok telah memberikan omset sebesar Rp 7 juta per minggu. Tak hanya itu, Bumdes Panggung Lestari kini juga mengolah biji nyamplung dan pengelolaan minyak jelantah. 

Puntuk Setumbu

Objek Wisata Punthuk Setumbu Magelang terletak sekitar 4 kilometer sebelah barat Candi Borobudur, membuat Punthuk Setumbu menjadi spot terbaik untuk melihat sunrise di sekitar Candi Borobudur. Daerah ini dahulu merupakan salah satu tempat penggembalaan berbagai hewan ternak, namun saat ini memberikan kontribusi PAD yang cukup besar bagi Desa Karangrejo dan Pemda Kabupaten Magelang. Bukit Punthuk Setumbu merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunrise dengan latar Gunung Merapi dan Merbabu. Dari tempat ini wisatawan juga bisa melihat megahnya Candi Borobudur di pagi hari yang terkurung lautan kabut. Punthuk Setumbu merupakan contoh yang baik bagaimana potensi alam desa dapat dioptimalkan menjadi sumber PAD.

Desa Karangrejek

Sebuah kreativitas dari masyarakat, semangat gotong-royong tinggi kemudian diikuti manajemen yang baik menjadi kunci keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) unit usaha Saluran Air Minum Desa (SPAMDes) Desa Karangrejek. Layak disebut luar biasa, kabupaten dengan image kering dan tandus ini menjadi rujukan nasional tentang bagaimana mengelola penyediaan air minum secara swadaya. Pelanggan pertama ada 150 sambungan air, tahun demi tahun bertambah, pada 2010 menjadi 400 Kepala Keluarga (KK), 2011 bertambah lagi menjadi 600 KK, 2014 menjadi 989 titik, lalu hingga 2016 ini ada 1.203 sambungan rumah. Tak hanya di Karangrejek saja, sambungan air Tirta Kencana ini menyasar desa sekitarnya seperti di Siraman, Baleharjo dan Desa Duwet.

FASILITAS PESERTA STUDY BANDING DESA

R
  • Antar – Jemput Bandara
  • Akomodasi Hotel 4 hari – 3 malam (Twin Sharing)
  • Sarapan Pagi
  • Makan Siang
  • Makan Malam
  • Coffebreak

  • Ruangan belajar multimedia
  • Pemateri ahli dalam bidang desa
  • Perlengkapan belajar
  • Modul materi
  • Tas Exclusive & Flasdisk 16 GB.

  • Akomodasi kendaraan menuju lokasi desa study banding,
  • Snack Perjalanan ke lokasi
  • T-shirt study banding
  • Spanduk study banding
  • konsultasi dengan perangkat desa tujuan.

JADWAL PELAKSANAAN & BIAYA KONTRIBUSI STUDY BANDING DESA

PELAKSANAAN STUDY BANDING DESA

  • Kegiatan akan terlaksana apabila kuota peserta tercukupi minimal 10 orang peserta.
  • Peserta rombongan minimal 10 orang peserta bebas tentukan tanggal kegitan dan lokasi kegiatan bimtek dan study banding desa.
  • Diskon spesial bagi peserta di atas 10 orang dari satu kabupaten.

BIAYA KONTRIBUSI BIMTEK & STUDY BANDING DESA

  • Biaya Bimtek & Study banding desa sebesar Rp. 4.500.000,- / Peserta (Sudah termasuk akomodasi penginapan selama 4 hari / 3 malam.
  • Anda mempunyai rombongan di atas 20 orang silahkan hubungi kami untuk menyesuaikan biaya bimtek & study banding desa.

Materi bimtek desa dan materi study banding dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi calon peserta. Harga di atas berlaku untuk 10 orang. Diatas 10 orang silahkan hubungi kami untuk mendapatkan penawaran harga terbaik.